Visual - Konstruksi Mata Manusia

Pembentukan dan pembuatan kamera serta mengolahan citra tidak lepas dari prinsip kerja mata. Mata manusia menjadi indera manusia untuk melihat (menangkap citra) sehingga manusia dapat melihat. Untuk dapat memberikan kemampuan penglihatan pada sebuah perangkat (misalkan: robot) maka mari kita pelajari bagaimana mata manusia bekerja.

Table of Contents:


Cahaya

Cahaya merupakan gelombang elektromagnetik pada rentang panjang gelombang tertentu. Gelombang elektromagnetik digunakan dalam banyak hal. Misalkan komunikasi pada frekuensi tertentu (radio).

Cahaya

Panjang gelombang yang berbeda pada cahaya tampak mengakibatkan respon yang berbeda pada mata manusia. Sehingga manusia dapat mengenal warna.

Electromagnetic Spectrum

Setiap warna menggambarkan panjang gelombang tertentu. Tetapi, timbul pertanyaan misalnya.

Bagaimana dengan warna putih, hitam, pink?

Warna putih merupakan keadaan dimana semua panjang gelombang ada. Warna hitam adalah tidak adanya panjang gelombang yang sampai ke mata. Pajang gelombang yang dimaksud adalah panjang gelombang pada rentang cahaya tampak. Sedangkan warna pink merupakan perpaduan banyak gelombang dengan intensitas yang berbeda dan tertentu sehingga membentuk warna pink. Dari sini kita mengetahui bahwa warna-warna terbentuk dari satu atau banyak panjang gelombang.


Mata Manusia

Terdapat beberapa bagian utama dari mata manusia, berikut ini adalah begian-bagian mata.

Mata Manusia

Pupil

Pupil merupakan lubang masuknya cahaya kedalam mata, lubang ini bisa mengecil atau membesar bergantung keadaan dari lingkungan. Ketika cahaya sangat banyak maka lubang ini akan mengecil sehingga cahaya yang masuk kedalam mata tidak terlalu banyak. Begitu pula ketika keadaan cukup gelap, maka lubang ini akan membesar. Ketika cahaya terlalu banyak masuk kemata, maka kita akan merasakan silau. Misalnya saja ketika kita dari tempat yang gelap kemudian menuju tempat terang pasti merasa silau, hal ini karena pupil belum sempat mengecil.

Iris

Iris adalah yang menyebabkan lubang mengecil dan membesar.

Lensa

Lensa berguna agar bayangan benda tetap fokus pada retina sehingga tidak ada bayangan yang kabur. Lensa ini data memipih dan menebal karena adanya otot, sehingga ketika ketika melihat jauh akan memipih dan ketika melihat dekat akan menebal. Hal ini membuat banyangan yang dilihat tetap fokus dan tidak kabur. Untuk orang-orang yang menderita mata minus atau mata plus, mereka memiliki lensa yang tidak bisa terlalu memipih (untuk mata minus) dan terlalu menebal (untuk mata plus). Sehingga, tidak dapat melihat dengan jelas.

Retina

Retina merupakan bagian dimana bayangan ditangkap yang kemudian dikirimkan ke otak melalui saraf. Pada retina, terdapat dua jenis sel yaitu sel batang dan sel kerucut.

Sel Batang

Sel ini lebih cenderung sensitif terhadap gelap terang (Intensitas). Sel ini biasanya sangat berguna ketika keadaan sedikit cahaya agar manusia tetap dapat melihat. Oleh karena itu, ketika keadaan gelap manusia sulit membedakan warna.

Sel Kerucut

Sel ini sensitif terhadap gelombang elektromagnetik dibandingkan dengan intensitas. Sehingga, dengan adanya sel ini manusia dapat melihat berbagai warna. Terdapat 3 jenis sel kerucut, yaitu sel yang sensitif pada gelombang panjang pada cahaya tampak, gelombang tegah dan gelombang pendek. Gelobang panjang dominan warna merah sehingga sel ini sering disebut sensitif pada warna merah, gelombang tengah pada warna hijau dan dan gelombang pendek pada warna biru.

Titik Buta

Titik Buta merupakan tempat dimana tidak terdapat sel kerucut ataupun sel batang. Sehingga ketika bayangan jatuh ke titik ini, manusia tidak dapat melihatnya. Titik buta juga menjadi tempat dimana saraf berada.

Written on February 15, 2017